Zat Radioaktif Menyebar di Udara

Zat radioaktif dari ledakan pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima, Jepang telah menyebar di udara. Pemerintah Jepang menyampaikan hal tersebut kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Zat radioktif tersebut sengaja dilepaskan ke udara. Menurut informasi yang diperoleh IAEA, zat radioaktif yang dilepaskan 400 millisevert per jam. Namun mereka tidak menyebutkan tingkatan radiasinya. 

Para ilmuwan Jepang saat ini juga bertemu di Tokyo membahas masalah pencegahan penyebaran radiasi ke kota. Radiasi terdeteksi sudah sampai di Tokyo. 

Kekhawatiran bencana nuklir meningkat setelah adanya peningkatan level radiasi di sekitar pembangkit setelah ledakan-ledakan yang terjadi di kompleks. Beberapa petugas dan pekerja telah keluar komplek dalam radius 30 kilometer. 

Kedutaan Prancis sudah mengingatkan warganya di Tokyo akan bahaya zat radioaktif. Mereka diminta untuk terus berada di dalam rumah dan menutup seluruh jendela. 

Sebanyak 140 ribu penduduk dievakuasi dalam radius 20 kilometer dari pembangkit nuklir yang bocor tesebut. Pemerintah Jepang masih fokus mengeluarkan udara dari reaktor nuklir yang rusak akibat tsunami dan gempa berkekuatan 8,9 skala Ritcher.