Awas PNS Hidung Belang, Anda Telah Selingkuh (Modus Baru)

Modus Baru Kriminal, Tawarkan Wanita Untuk Dapat Ditiduri, PNS Siap-Siap Diperas Karena Anda Dijebak Telah Selingkuh. Dua oknum wartawan bersama temannya diamankan polisi setelah tertangkap akan melakukan pemerasan terhadap seorang PNS di Biro Hukum Pemprov Jambi dengan modus menawarkan wanita yang bisa diajak tidur di sebuah hotel melati.

"Tersangka pelaku pemerasan yang melibatkan dua oknum wartawan tersebut adalah Safrizal alias Sisap (35) dan Helmi (32), sedangkan temannya Hendrik (29) suami bersama istrinya Desi Sartika (25)," kata Kapolsekta Jelutung AKP Bastari Yusuf di Jambi, Kamis (28/4/2011).

Keempat tersangka berhasil diamankan polisi setelah menerima laporan dari korban bernama Dony Satriyo (28), yang merasa dirinya telah dijebak dan akan diperas oleh pelaku.

Para pelaku ditangkap pada Jumat (22/4/2011) lalu di salah satu tempat yang dijanjikan untuk memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa keempat pelaku telah bersama-sama menjebak korban Dony dengan modus tersangka Desi ditawarkan untuk tidur bersama korban di sebuah hotel dan sebelum diajak tidur, ketiga tersangka lainnya, yakni suami Desi, Hendrik, dan dua oknum wartawan Safrizal dan Helmi, untuk menangkap mereka.

Tersangka Desi istri tersangka Hendrik diperintahkan untuk menelepon korban Dony dengan mengajaknya bertemu di hotel yang telah ditentukan pelaku.

Setelah rencana tersebut berjalan, tersangka Desi lebih dahulu datang di hotel melati yang ditentukan tersebut dan kembali menghubungi korban dengan mengatakan sudah berada di hotel yang mereka sepakati.

Korban yang tidak merasa dirinya akan dijebak, datang dan langsung memesan kamar untuk mereka berdua. Namun, di saat itu tersangka Desi menelepon suaminya tersangka Hendrik yang kemudian datang bersama dua rekannya oknum wartawan.

Sebelum korban dan tersangka Desi melakukan hubungan badan di dalam kamar hotel itu, tersangka Hendrik suami Desi dan temannya langsung mendobrak pintu dan berpura-pura menangkap mereka.

Pada saat ditangkap tersebut, tersangka Hendrik suami tersangka Desi dan dua temannya Helmi dan Safrizal meminta sejumlah uang kepada korban Dony untuk alasan cuci kampung.

Korban dimintai uang sebesar Rp 5 juta dan oleh korban Dony baru diberikan uang sebesar Rp 850 ribu dan pelaku menahan sepeda motor milik korban untuk jaminan sisa uang yang ada.

Dony merasa tidak percaya kasusnya kemudian melaporkan kepada polisi untuk menjebak pelaku dan berhasil menangkap keempatnya di salah satu tempat yang dijanjikan untuk menyerahkan uang.

"Atas perbuatan keempat pelaku tersebut, mereka dikenakan sesuai Pasal 368 KUH Pidana dan saat ini keempat tersangka ditahan di sel Mapolsek Jelutung," tegas Bastari Yusuf. - regional.kompas.com -