Dosen ITB Terancam Penjara Dua Tahun Lebih

Dosen Institut Teknologi Bandung Mohammad Anis Rosidi terancam hukuman lebih dari dua tahun penjara di Pengadilan Negeri Bandung.

Pria berusia 52 tahun itu didakwa melakukan penganiayaan dan perusakan rumah mantan istrinya, Raya Surtiana (41), warga Jalan Paratista IV Kompleks Pratista Townhouse, Kota Bandung.

Tim jaksa penuntut dari Kejaksaan Negeri Bandung menjerat Anis dengan pasal 351 ayat (1) dan 406 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. "Ancaman hukuman dalam pasal 351 ayat dua itu 2 tahun dan 8 bulan penjara," ujar jaksa penuntut Lia Pratiwi seusai sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (5/4).

Dalam sidang beragenda pemeriksaan saksi hari ini, sidang meminta keterangan tiga saksi, yakni Raya dan anaknya Riano (12), serta seorang pembantu rumah tangganya.

Kepada sidang yang memeriksa, Raya menuturkan bila peristiwa terjadi Selasa, 23 November 2010, di rumahnya Jalan Pratista Town House 4 RT 03 RW 15 Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung.

Selasa malam itu sekitar pukul 19.30 terdakwa menelepon mantan istri, yaitu saksi korban Raya Surtiana, dan minta dihubungkan dengan anak mereka, Rifa, 6 tahun. Namun Raya tak mengizinkan, "karena Riva waktu itu sedang nggak enak badan," katanya.

Ditolak, terdakwa marah dan mengomel di telepon. Setengah jam kemudian, sekitar pukul 20.00, Anis datang ke rumah Raya dan langsung menerobos masuk setelah membuka paksa pintu pagar.

"Tahu dia datang saya langsung masuk kamar mengajak anak-anak (Riano dan Rifa) karena takut," ujarnya. "Karena takut dia kasar, anak-anak saya masukkan ke lemari."

Terdakwa lalu menggedor pintu kamar dan meminta dibukakan. Tapi karena tak digubris, Anis lalu merusak dan menjebol pintu dan merangsek ke dalam kamar. "Pintu sampai bolong-bolong. Lalu dia masukkan tangan ke bagian pintu yang bolong dan buka handle pintu," tutur Raya.

Di dalam kamar, mantan pasangan suami-istri ini lalu saling dorong dengan penuh emosi. "Dia merebut handphone saya, terus dorong-dorong. Anak-anak dalam lemari menjerit-jerit."

Saat berkelahi, menurut Raya, terdakwa sempat membetot tangan kanannya. Anis, kata dia, lalu memukul lengan kirinya dengan tangan kosong serta menendang dan menginjak kaki kiri Raya.

Selanjutnya, terdakwa membawa Rifa ke dalam mobil dan meninggalkan rumah Raya.

Dari hasil visum dokter Rumah Sakit Santo Yusuf Bandung, Raya menderita cedera di bagian bahu kanan dengan bengkak yang mengakibatkan rasa sakit dan gerakan terbatas. Karena sakitnya, Raya harus istirahat total selama dua hari pada 24 dan 25 November.

Lia menyebutkan sidang kasus ini akan dilanjutkan Selasa pekan depan. "Agendanya pemeriksaan terdakwa. Lalu sidang berikutnya pembacaan tuntutan jaksa atas terdakwa," tandas Lia. - tempointeraktif.com -