Franky Sahilatua Meninggal Dunia - Sang Musisi Sosial Ini Tutup Usia

Penyanyi senior Franky Sahilatua menghembuskan nafas terakhir di RS Medika Permata Hijau, Rabu (20/4) pada pukul 15.15 WIB.

Franky meninggal dunia karena menderita kanker sumsum tulang belakang. Jenazah disemayamkan di rumah duka Komplek Pelangi Jalan WR Supratman No72 Bintaro.

Sebelumnya, Franky pernah dirawat selama 7 bulan di Singapura dan kembali ke Tanah Air pada 17 Februari lalu. Pengobatan Franky di Negara Singa itu menurut istri Franky, Harwantiningrum menghabiskan dana lebih dari Rp1 miliar. - mediaindonesia.com -

* * * * * * * *

Almarhum sepanjang dua tahun ini ditengarai mengidap sakit kanker tulang belakang dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit Singapura. Pada Sabtu (16/4/2011), akibat melemah kondisinya dan menolak makan, Franky dibawa keluarganya ke RS Medika untuk menjalani perawatan.

Semalam, saat Kompas.com menjenguk penyanyi balada itu, kondisinya memang telah melemah dengan detak jantung yang tidak stabil.

Sore hari ini menurut pihak keluarga, jenazah ditunggui Anti Sahilatua (istri) dan Ken (anak bungsu). Sementara anak sulungnya, Hagi Sahilatua yang selama ini kuliah di Singapura sedang menuju pulang ke Indonesia. - kompas.com -

* * * * * * * *

Menunggu Kepulangan Sang Anak dari Singapura

Penyanyi Franky Sahilatua, Rabu (20/4) sore meninggal di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Pria kelahiran Surabaya, 16 Agustus 1953 itu, mengembuskan napas terakhir setelah lama menderita kanker.

Penyanyi yang namanya melejit bersama adiknya Jane Sahilatua dikabarkan menderita kanker sumsum tulang belakang. Sebelumnya almarhum sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura sebelum menjalani pengobatan di Tanah Air. - liputan6.com -

* * * * * * * *

Jenazah Franky Sahilatua akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Bintaro, Tanggerang. Pemakaman Franky akan menunggu sang anak datang dari Singapura.

"Jenazah saat ini akan langsung dipulangkan tapi di Bintaro di rumah duka, kami masih menunggu anaknya yang dari Singapura," ujar Sukardi Rinakit kerabat Franky ketika dihubungi via ponselnya, Rabu (20/4/2011).

Anak kedua Franky, Hugo Delano memang tinggal di Singapura. Hugo sempat muncul ketika menerima penghargaan Lifetime Achievement SCTV Awards pada Oktober 2010.

Ketika itu Franky masih dirawat di Singapura. Franky mulai mendapat perawatan pada 1 Agustus 2010 dan kembali ke Tanah Air 17 Februari lalu.

"Bangga masyarakat Indonesia masih menyayangi papa saya. Tadi pagi waktu saya tinggal, papa masih cukup sehat. Sekarang sudah berangsur baik. Papa sangat senang saat tahu dapat penghargaan," jelas Hugo kala menerima piala tersebut.

Sahabat dekat Franky, Garin Nurgoho pun belum tahu pasti kapan si pelantun hits 'Perahu Retak' itu akan dimakamkan. Keluarga masih mencari waktu yang tepat.

"Kemungkinan besok pagi. Tapi soal pemakaman masih dirapatkan oleh keluarga," tutur Garin. - detikhot.com -

* * * * * * * *

Kabar duka datang dari seniman kenamaan Indonesia Franky Sahilatua. Setelah berbulan-bulan melawan penyakit kanker, Franky kini telah tiada. Ia meninggal pada usia 57 tahun.

Franky telah dirawat di Rumah Sakit Permata Hijau, Jakarta Barat sejak 16 April lalu. Kesehatan pelantun hits 'Perahu Retak' terus menurun.

"Meninggal pukul 15.15 WIB karena kanker sumsum tulang belakang," ujar Sukardi Rinakit kerabat Franky ketika dihubungi via ponselnya, Rabu (20/4/2011).

Pria kelahiran Surabaya, 16 Agustus 1953 itu memang sudah lama menderita penyakit tersebut. Bahkan, pada 30 Juli tahun lalu Franky sempat kritis.

Dalam masa kritis tersebut, Franky langsung diterbangkan ke Singapura untuk menjalani perawatan di Singapore General Hospital. Di sananya diketahui Franky menderita kanker sumsum tulang belakang. Franky menjalani perawatan di Singapura selama 7 bulan dan kembali ke Tanah Air pada Februari lalu.

Nama Franky melejit di era 70-an, ketika berduet bersama adiknya, Jane Sahilatua. Mereka membawa nama duet Franky & Jane, yang berhasil menelurkan lima belas album di bawah Jackson Record. Selain itu beberapa lagu hits yang dihasilkan Franky di antaranya, 'Lelaki dan Rembulan', 'Musim Bung'a dan 'Kepada Angin dan Burung'. - detikhot.com -