Kebanyakan Nonton Konten Porno Ternyata Mengganggu Kualitas dan Kuantitas Hubungan Seks

London : Jika Anda tak mempermasalahkan pasangan Anda menyaksikan video porno, sebaiknya pikirkan dulu! Kaum pria yang senang menonton konten di situs dewasa ini senang menunda bercinta dengan pasangannya.

Sebuah penelitian menemukan pria yang senang berburu konten berbau porno juga cenderung bermasalah dalam pekerjaan, hubungan asmara, dan kehidupan seksualnya.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti merekrut lebih dari 1.000 orang dengan usia 18-24 tahun untuk berpartisipasi dalam survei mereka di Inggris. Hasilnya cukup mengejutkan. Delapan dari 10 pria melihat video porno di internet dibandingkan dengan sepertiga wanita.

Selain itu 61 persen lebih cenderung untuk menunda seks di kehidupan nyata setelah menonton pornografi, hanya 27 persen yang mengatakan sedang dan 24 persen pengguna merasakan hal yang sama.

Dr Heather Wood, dari Klinik Portman, mengatakan kepada BBC, orang-orang yang menghabiskan banyak waktu untuk mengakses video porno tidak memiliki banyak kesenangan. "Mereka lebih khawatir tentang diri mereka sendiri, lebih khawatir tentang apa yang mereka melihat, dan banyak masalah dalam hubungan asmara," jelasnya.

Dengan situs gratis, pria jauh lebih mudah mendapatkan akses ke materi dewasa tersebut. Satu dari tiga pengguna, yang menghabiskan waktu kurang dari satu jam dalam seminggu, mengakui bahwa mereka telah melewatkan deadline atau janji sebagai akibatnya. Selain itu, empat dari lima penonton konten online erotis selama 10 jam dalam seminggu lebih mungkin bermasalah dan berpotensi bermasalah dalam perilaku.

Seorang remaja dengan nama Hannah Ewens (19) mengatakan pria muda mengharapkan pacar mereka untuk bertindak seperti bintang porno di kamar tidur. "Semua orang-orang di usia saya yang saya tahu menonton secara teratur," katanya kepada BBC.

"Setiap kali mereka berbicara tentang pengalaman seks dengan gadis-gadis mereka , mereka mengatakan melakukan hal yang sama," ujarnya. - gayahidup.liputan6.com -