Tips Kencan : " Rayuan Halus untuk Memikat Saat Kencan "

Kencan pertama tak ubahnya seperti sebuah proses “mengetuk pintu” dari hati seseorang. Kesan pertama pada kencan perdana boleh jadi merupakan kunci sukses untuk berlanjut tidaknya sebuah hubungan. Perlukah Anda mengumbar kata-kata rayuan di kencan pertama? Tentu tidak karena hal tersebut justru akan terlihat aneh, terlebih jika sang teman kencan sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan Anda.

Rayuan Anda baru akan pas dilakukan jika ada kencan kedua dan seterusnya. Kata mutiara seperti apa yang pantas digunakan saat berkencan ?
  1. Perhatikan tipe teman kencan Anda. Apakah si dia tipe wanita yang lembut? Jika dia adalah wanita yang lembut, menggunakan kata-kata mutiara yang mendayu-dayu disertai dengan keromantisan akan membuatnya sedikit demi sedikit membuka hatinya untuk Anda. Ingat, jangan berlebihan. Anda boleh menyelipkan kata-kata mutiara dalam keterusterangan Anda. Berterusteranglah bahwa Anda menyukai mereka dan Anda ingin ada sesuatu yang lebih bersama mereka. Selipkan kata-kata mutiara Anda saat memintanya untuk memberi kesempatan pada Anda agar bisa mendekatinya. Jika dia adalah tipe perempuan tomboy, kata-kata mutiara tidak bisa diucapkan di sembarang kesempatan. Mengumbar kata kata romantis pada perempuan tipe tomboy hanya akan membuat Anda terlihat aneh.
  2. Jika perempuan yang ada sukai adalah tipe tomboy, pastikan bahwa segala sesuatu berjalan “normal” terlebih dahulu. Jangan menyelipkan kata-kata romantis dalam pembicaraan dengannya. Perempuan tipe ini akan jengah mendengar kata-kata yang berbau romantisme. Anda bisa mengumbar kata-kata romantis padanya seperti “aku sangat menikmati kebersamaan kita”, “setiap bersamamu, perasaanku terasa sangat damai” hanya pada saat Anda berdua benar-benar sudah dekat. Pastikan bahwa si dia sudah tidak menganggap Anda sebagai “ancaman”. Bukan rahasia lagi bahwa perempuan akan menempatkan lelaki yang mendekatinya sebagai ancaman. Anda harus cukup pintar mencari cara menghilangkan perasaan tersebut tanpa harus terlihat konyol.
  3. Untuk itu, siapkan “stok” kata pengantar yang cukup. Untuk bisa mendapatkan kata pengantar yang pas, pastikan banyak hal tentang dia yang sudah Anda ketahui. Hal yang perlu Anda siapkan adalah menyiapkan topik obrolan cadangan manakala kondisi terasa dingin dan aneh. Berbicara tentang hobi, kebersamaan di tempat lain bersama teman lain mungkin bisa dijadikan sebagai kata pengantar yang cukup tepat sekaligus membuka banyak fakta tentang si dia. Dari kata pengantar yang cerdas Anda akan bisa menyimpulkan apakah dia sedang bersama seseorang, sedang menyukai orang lain, atau sebenarnya dia tertarik pada Anda, walau sedikit. Tidak perlu menyiapkan beragam kalimat untuk berbicara. Siapkan topik yang pas dan biarkan pembicaraan mengalir hangat.