7 Tips Menghemat Air Untuk Mencegah Krisis Air Bersih

Bumi adalah planet yang bisa dihuni oleh manusia dan merupakan satu-satunya planet yang dua pertiga bagiannya diselimuti air. Namun jangan Anda kira bumi ini kaya akan air justru air yang layak diminum untuk seluruh penduduk yang ada dibumi jumlahnya kurang dari 1 persen dari total seluruh air yang ada di bumi sehingga penggunaannya harus dihemat. Jadi, pertanyaan kami sudahkah Anda menghemat air di rumah?

Dari keseluruhan jumlah air yang ada di bumi, 97 persennya merupakan air laut (asin) yang tidak bisa dikonsumsi dan hanya ada 3 persen air tawar. Tapi dari 3 persen tersebut, 2 persennya berupa air beku yang ada di Kutub Utara dan Selatan. Sisa 1 persen pun tidak semuanya bersih dan hanya 0,62 persen yang layak dikonsumsi. Dan air tawar yang bersih dan layak konsumsi ini yang harus kita hemat-hemat, bandingkan jumlah seluruh penduduk bumi dan perbandingan jumlah air yang hanya 3 persen.

Faktor lingkungan termasuk peningkatan populasi serta perubahan iklim, menjadikan air menjadi sumber daya yang semakin berharga. Mengingat masalah ini, menghemat penggunaan air di rumah merupakan langkah penting untuk dilakukan.

Berikut ada 7 cara mudah untuk berhemat air, sehingga air tidak menjadi langka dikemudian harinya, yaitu:

1. Segera Perbaiki Bila Ada Kebocoran Keran, Pipa atau Toilet

Periksalah dan segera perbaiki bila Anda menemukan ada kebocoran keran, pipa atau toilet di rumah. Karena ketika ada kebocoran dan Anda menunda untuk memperbaiki akan sayang sekali air yang terbuang secara sia-sia.

2. Ganti Shower, Toilet dan Keran Dengan Model Terbaru yang Lebih Hemat Air

Pertimbangkan untuk mengganti toilet tua dengan model baru rendah flush. Toilet dari tahun 1992 atau sebelumnya cenderung kurang efisien, menggunakan setidaknya tiga galon air per flush, menurut US Environmental Protection Agency (EPA).

3. Cuci Mobil dengan Menggunakan Ember

Ada baiknya gunakan air yang ditampung di dalam ember ketimbang harus menggunakan air yang mengalir dalam selang dari keran. Mencuci mobil atau motor dengan menggunakan selang dan air yang terus mengalir di keran merupakan salah satu pemborosan air. Sayang jika terbuang sia-sia seperti itu.

4. Tutup Keran Saat Sikat Gigi atau Bercukur

Banyak orang memiliki kebiasaan buruk meninggalkan keran dalam keadaan terbuka pada saat menyikat gigi atau bercukur. Matikan keran saat melakukan hal tersebut dan Anda dapat menghemat air. Sebaiknya gunakan cangkir atau gelas untuk membilas ketika Anda menyikat gigi cara ni akan lebih efisien.

5. Jangan Terburu-Buru Mencuci Pakaian atau Piring Kotor

Cobalah untuk menunggu sampai mesin cuci penuh atau piring agak cukup banyak untuk dicuci. Karena bisa membantu menghemat penggunaan air ketimbang harus selalu mencuci tiap kali ada pakaian atau piring kotor.

6. Jangan Memotong Rumput Halaman Terlalu Pendek

Bila Anda memiliki tanaman rumput di halaman rumah, sebaiknya jangan memotongnya terlalu pendek karena akan mempercepat penguapan dari dalam daunnya. Hal ini akan membuat Anda lebih sering menyiramnya.

7. Tutup Kolam Renang Bila Tidak Digunakan

Jika Anda memiliki kolam renang, sebaiknya tutup ketika tidak digunakan untuk mengurangi penguapan. Juga hindari penggunaan air mancur atau ornamen air yang tidak menggunakan air daur ulang. Atau Anda bisa membeli pompa untuk kembali naik, sehingga air yang menjadi ornamen tersebut tidak terbuang karena ada pompa yang akan kembali naik ke atas.